[RAHASIARO] How I Make My Flatlays (For Blog & Instagram) - Part 2: Photo Shoot Sesion | Aro Kopa


ASSALAMU’ALAIKUM!!!
Aloha pals…
Terima kasih untuk respon positif di postingan episode sebelumnya ya ^^ Semoga tips-tips receh gue bisa bermanfaat ^^ Setelah di post sebelumnya kita bahas proses Planning, kali ini pembahasan kita lanjut ke tahap dua, tahap yang paling penting dan gue rasa bakal banyak poin-poin pentingnya. So, grab your note and get ready.


PRODUCING
Waktu tahap produksi atau in this case adalah waktu ngambil foto, berikut ini dia hal-hal yang menurut gue penting dan harus diperhatikan:

Lighting
I swear to you, ini yang paling penting! Bukan soal kamera atau seberapa mahal barang yang difoto, tapi soal: PENCAHAYAAN. Cahaya yang baik bakal jadi kunci sukses sebuah foto, mau itu foto makeup, atau flatlay.
Sampai saat gue ngetik post ini, pencahayaan utama yang gue gunakan ketika take foto flatlay adalah cahaya ilahi a.k.a. natural lighting. Nah, untuk pencahayaan, penting untuk dimengerti kalau ada DUA macam cahaya, yaitu soft-light dan hard-light.
Soft light itu maksudnya cahaya yang dipantulkan ke objek tertentu (bukan direct dari sumber cahaya). Misalkan sumber pencahayaan kita cahaya matahari nih. Kalau cahaya matahari yang masuk lewat jendela atau pintu rumah, itu namanya soft-light, karena hasil pantulan cahaya matahari ke tanah atau lantai, jadi nggak silau dan keterlaluan terangnya. Sebaliknya, kalau cahaya matahari yang langsung seperti cahaya matahari di tengah lapangan itu namanya hard-light. Ciri-cirinya menyilaukan, dan kalau take foto pakek pencahayaan begini, percayalah barang atau muka kalian bakal nggak keliatan separo karna saking terlalu cerahnya. Fotonya jadi nggak balance nanti, malah terlalu cerah.
Dan sebagai tambahan, menurut gue sih pencahayaan ideal itu antara jam-jam 10 pagi sampai 3 atau 4 sore dalam keadaan cuaca bagus ya. Kalo mendung, gue mending nggak fotoan, kecuali kepepet banget. Tapi hampir semua foto flatlay yang gue bikin itu ketika cuaca cerah. Sedikit gelap atau kondisi kurang cahaya bakal pengaruh banget buat foto. Apalagi kalau kalian fotoan pakek kamera hp.

So, saran gue buat yang nggak mau foto dalam keadaan kurang cahaya?
JANGAN FOTOAN.
Dua foto ini diambil di saat yang sama, malam hari. I don't recomment to do it, but since ini masih uji coba, jadi nggak apa.
Kanan: Foto dengan cahaya rendah, detail produk tidak jelas, warna asli produk tidak jelas. Kiri: Dengan bantuan sedikit pencahayaan, produk terlihat lebih jelas dan warna produk mendekati warna aslinya.
Jadi, tips receh soal lighting, pilih soft-light, cari tempat dengan jendela yang cerah, atau dekat pintu. Kalau kalian sering nontonin igstor gue, kalian pasti tau kalau gue bikin foto flatlay di teras atau dekat pintu. Maklum, kuhanya blogger receh nggak modal :3 Background aje cuman cibumaratus. Kurang receh apa gua?

Gadget
Resolution. Mau lu take poto pake kamera pro atau kamera hp, advice pertama gue adalah soal resolusi. Resolusi itu menentukan jumlah pixel pada foto. Semakin tinggi resolusi, semakin rapat pixelnya, semakin detail kualitas fotonya.
Setting. Selanjutnya pastinya soal gadgetnya. Masalah kali ini gue rasa mulai meresahkan sejak adanya kamera yang bikin mulus. Kalo buat selfie sih serah wae, serah lu mau bikin muka mulus dsb, tapi kalau bikin flatlay, itu tolong pengaturan hpnya nggak perlu diset tirus dan dimulus-mulusin. Karena bakal ngilangin detail foto. Cara kerja efek memuluskan pada dasarnya adalah bikin sesuatu jadi blur (buram). Jadi bayangkan kalaian aktifkan skin softening buat foto flatlay, hasinya ya bakal burem. Melenceng dari tujuan utama kita yang pengen bikin detail foto terlihat.
So?
TURN IT THE HELL OFF.

Angle
Angle atau bahasa gampangnya sudut pengambilan gambar juga sangat penting. Karena kita lagi bahas flatlay, jadi sudah jelas kalau sudut pengambilannya 90 derajat, tegak lurus sama bidang.
Miring dikit aja, bakal mengubah bentuk objek lho. Nggak percaya? Coba liat foto di bawah ini.

Gue foto objek yang sama, tapi dengan angle yang beda. Pengaruhnya besar ke penampakan bentuk objek. Oh and bytheway, both photos are suck :D Ini beberapa foto gagal dari kamera roll.

Composition
Nah, hal lain juga adalah komposisi foto. Gue sih personally orangnya super basic. Eva bahkan sering bilang gue terlalu basic, karena idup gua terlalu ‘simple’ dalam hal selera :’D Gue nggak terlalu suka yang ribet-ribet. Ribet dikit gue bakal rempong. Jadi untuk komposisi biasanya gue juga keep it simple. Balik lagi ke basic. Misal: Nggak pakek terlalu banyak properti yang nggak perlu, yang bisa bikin orang bingung sama fokus foto kita. Atau, pengaturan properti gue bikin lurus dan simetris, terorganisir, bukan tipe messy.
Selengkapnya soal ini baca: EPISODE 1

Take 1000 Pictures
Ini sih semua wanita pasti tau ya :D Kalau kalian doyan selfie, pasti tau kalau nggak akan cukup foto satu dua kali aja. Pasti galeri kamera bakal full sekitar 2juta foto dengan pose yang hampir mirip :D
Sama halnya dengan selfie, take flatlay juga gitu.
JANGAN PUAS DENGAN DAPAT 1 FOTO BAGUS.
Untuk satu foto, gue bisa foto sampe 30-50 kali. Kadang bedanya cuman dari angle aja, atau gue ngerasa agak miring gitu fotonya, ya foto ulang lagi. Tapi foto yang sebelumnya jangan dihapus. Dari foto yang 'gagal' itu kita liat buat benerin nantinya.
Nah, satu lagi. GONTA GANTI GAYA/KOMPOSISI.
Ketika foto, feel free buat ganti komposisi, ambil foto dari angle yang berbeda, ganti posisi properti. Let your sense guides you ^^
Setelah semua itu, semua balik lagi soal: taste dan kenyamanan kamu gimana :) Kalau memang dirasa komposisinya kurang sreg, ganti. Messed it up. Your flatlays, your rules :)

Sort & Choose
Ahh finally... Kalo sudah lelah sesi foto-foto, inilah bagian yang menegangkan dan sedikit melegakan. Proses sortir dan pilah-pilih. Dari semua foto yang ada di roll kamera, tentu saja kita pilih yang terbaik. Menurut gue sih ini beberapa hal yang gue perhatiin ketika milih foto:
- Objek gue nggak ada yang kepotong (masuk frame semua), kecuali emang maksudnya sepotong.
- Fotonya selurus mungkin, balik lagi ini flatlay, fotonya harus lurus. Kalo susah pakek penggaris.
- Yang resolusinya paling tinggi. Jangan pilih foto dengan resolusi yang rendah, pilih  yang paling tinggi. Menjaga fotonya tidak pecah ketika proses editing.
Sisanya disesuaikan saja. Menurutmu bagus ya nggak apa.
Kalau sudah ketemu yang terbaik, foto lain jangan dulu dihapus. Mungkin nanti kita masih butuh. Pindahkan foto-fotonya ke laptop.
Sudah sampai tahap ini?
Artinya kita siap ke tahap paling menguras kreatifitas dan ketelitian.

POST PRODUCTION
or
EDITING

Tunggu episode selanjutnya ya ^^

Xoxo.


Instagram | Twitter | Youtube | Facebook |

9 comments:

  1. Oh yeahhh...
    Take 1000 photos...
    And sort it...
    Good share ro..
    It helps me a lot..
    Thank you.. 😍😍😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwk wanita yaakkk 😂😂😂 tak cukup sekali 😂😂😂

      Tunggulh part 3 broooo 😎😎😎 makasi udah mampir beb

      Delete
  2. thankyou for sharing kak ro. Aku nyobain pake cahaya ilahi berujung kuning hehehehe


    www.alfikhoiru.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mataharinya suruh atur Curve RGBnya Fi 😂😂😂

      Delete
  3. Salam kenal Aro! Nice information, aku pun masih belajar banget foto2, thanks for sharing this information!


    xoxo
    ayu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Ayu, nice to meet (in this case know) you 😄😄😄
      Sukurlah kalo ada faedahnya tulisan ini 😂😂😂

      Ditunggu episode 3 ya, soal editing 😊😊😊

      Delete
  4. huaaa aro thanks banget loh ya tulisan ini. semoga abis baca ini skillku nambah *plak*. itu, foto produk pake efek softening emang gak banget hahahaha

    blog.viniamanda.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga ada faedahnya ya Vin 😂😂

      Ya kan? Emang tu produk punya jerawat biar dihalus halusin 😥😥😥

      Delete
  5. Keren beb, km multi telent. Ak suka semuanya dari aro.... 😉😉

    ReplyDelete

Aro Kopa. Powered by Blogger.