[GIBAH FILM] Fabricated City (2017), A Worth Watching Korean Movie | Aro Kopa

Olla...
Gibah yuk... Tapi gibahin pilem Korea. I'm not much of Korean Junky (apalagi dramanya). NOPE.
I AM NOT
Gue nggak sanggup, terlalu drama. Bukannya jelek, nope. I'm just having trouble keeping up kalo untuk urusan drakor (drama korea). But I can't possibly resist the movie. Karena let's be real, kalo Korea sama Thailand itu ide-ide ceritanya out of the box, fresh, and ori. Kadang gue sampe geleng-geleng takjub kalo denger temen-temen gue dulu waktu jaman kuliah ceritain soal drama korea, atau film thailand. Dan dari beberapa kali nonton film dari dua negara itu, jujur gue nggak pernah kecewa sih (sepanjang ingatan gue sih nggak pernah mengecewakan yak).

So... Kali ini, let's talk about one particullar movie that I've literally just finished a couple of minutes ago.

Judul: Fabricated City
Genre: Crime, Action
Rilis: 24 Februari 2017
Sutradara: Kwang-Hyun Park 
Pemain: Chang-wook Ji, Eun-kyung Sim, Jae-hong Ahn
Durasi: 2 jam 6 menit
IMDb Rate: 7.1 / 10
Jargon: Enter Virtuality, Reset Reality

SINOPSIS
Seorang mantan atlet Taekwondo, Kwon Yoo (Ji Chang-wook) kini berubah menjadi seorang pengangguran dan gamer. Ia kemudian terjebak dalam sebuah drama pembunuhan yang membuatnya terjebak dalam penjara Level 1 dan dihukum seumur hidup. Dengan bantuan teman-teman gamernya, Kwon Yoo berusaha menemukan benang merah dari kasus-kasus pembunuhan yang terjadi, dan berusaha membersihkan namanya. Akankah ia berhasil?
Nonton trailernya dulu deh...

TRAILER

Before we go dive in to review soal poster dan trailer (like what I normaly do), gue pengen ngomongin soal
JUDUL
Gue bingung. Ini judulnya artinya apaan gue nggak ngarti. Gue dapat vibe soal geek dan ada hubunganya sama dunia virtual gitu sih, tapi itu setelah gue nonton trailernya. But honestly, gue bener-bener bingung ini judulnya maksudnya kek gimana.
Anyone wanna shine some light to this dark spot in my mind?
Komen di bawah dong kalik kalik kalian ada ide ini judulnya maksudnya kek gimana.


POSTER & TRAILER?
Gue bener-bener bingung mau bilang apa soal posternya...
Mainly karena gue nggak ngerti tulisan korea semua.
Belum apa-apa gue udah merasa gagal ngereview
..........................
Tapi terlepas dari kebutahurufan gue soal Hangul (is this how it spell? Correct me please), gue bisa dapat vibe kalo ini film action just by looking at the poster, which is a good starter.
Jujur dah, gue awalnya nemu film ini ketika bongkar-bongkar judul film kategori "populer" dan ini ada di list. Yang pertama bikin gue klik adalah posternya yang menjanjikan kalau film ini kategori action. Selanjutnya... Gue memutuskan untuk nonton trailernya.

Gue suka trailernya yang informatif, seduktif, tapi nggak spoiler. Cukup ngasi gambaran film ini bakal kayak gimana tanpa perlu ngespoiler. Intinya pesannya cukup kesampaian dari trailernya dan nggak butuh nonton dan cari info lagi, gue langsung mutusin buat nonton right after gue nonton trailernya.
#AnaknyaGampangDipengaruhin #SiAroLemah #LemahIman

IDE CERITA & PLOT
As I said di atas, salah satu alasan utama dan the best selling point dari film Korea menurut pandangan awam gue, adalah dari segi ide cerita dan plotnya. Gue sempat baca sebuah review yang bilang kalo ide ceritanya biasa aja, yang maksudnya dibagian tentang tokoh utama yang mencoba berjuang sekuat tenaga buat mengembalikan nama baiknya.
Well... I should agree with that. BUT... Ada bagian dimana latar belakang si tokoh utama yang merupakan seorang leader gamer dan juga merupakan ex-atlet taekwondo kasi sentuhan yang beda kealur ceritanya.

Overall gue merasa ceritanya jadi lebih fresh dan beda walaupun general idea-nya masih itu-itu aja. Karena basically ya... Ceritanya itu sama-sama aja dimana-mana, ya nggak sih? Bad guys lose, good guys win, something's like karma, or something like that...
After all film gitu-gitu aja kan? Yang bikin beda pada akhirnya ya sentuhan-sentuhan ide yang beda kayak di film ini.

SPOILER! Ada sedikit plot twist. But buat gue it's not even a twist, karena otak gue mungkin sudah terlalu banyak nonton film yang plot twist thank's to EVA.

SIDE NOTE
Gue rasa selain dari segi ide, eksekusi dan visual film ini bener-bener bagus dan nggak ada kesan murahan sama sekali.
Udah nggak terhitung lagi berapa film dengan ide yang luar biasa bagus yang gue tonton dan HANCUR karena eksekusi yang ecek. Any of you ada yang pernah nonton Hafalan Sholat Delisa? Gue baca novelnya duluan, dan was so happy karena akhirnya diangkat ke layar lebar. I can not tell you how ANGRY I was ketika nonton filnya. Banyak vocal point yang dihilangkan, yang justru seharusnya bikin filmnya bagus, malah dihilangin. Selain itu, visualnya benar-benar murahan. #NotEvenGonnaSaySorry
Gue masih marah sampe sekarang soal film itu. Padahal ada Leja yang maen T.T #FansnyaLeja
Kisah yang udah jadi best seller dan ditunggu-tunggu malah jadi murahan banget karena eksekusi yang menye-menye.
Terus hubungannya sama film ini apa?
Sebagai film yang ngangkat tema game sebagai salah satu backstorynya, gue sudah merasa agak-agak 'berbahaya'. Salah-salah bisa bikin ilfeel, kalau visualnya sampe benar-benar kelihatan fake, bisa jadi sampah ni film. AND UNTUNGNYA, IT IS NOT.
Film ini benar-benar kayak niat banget dibikinnya, denger-denger sih budgetnya gila-gilaan ni pilem. Dan kesan gue nonton film-film layar lebar Korea sejauh ini sih selalu bagus ya, terutama yang action, dan thrillernya. Kayak bener-bener niat lho bikinnya. Nggak yang asal jadi.

SOMETHING I DON'T LIKE
Hmm... It's nothing major, nggak ada hal yang sampe bikin gue nyinyir karna nggak suka.
Maybe.......... Ada satu part dimana ada pembunuhan (sorry spoiler) salah satu karakter sentral yang menurut gue bisa lebih diperas lagi adegannya (diperas dalam artinya bisa dibahas sedikit lebih banyak). Tapi justru malah hilang. But itu cuman preferensi gue pribadi ya, kalo manusia normal mungkin merasa kadar kesedihan dan drama bagian ini sudah cukup.
Ohyaa... Hal lain yang juga sedikit menggelitik gue dari film ini adalah bagian dimana ketika si tokoh utama di penjara dan bangkit dari keterpurukan. Ada scene dimana dia jadi bersemangat dan tiba-tiba olah raga dan ingat gerakan taekwondonya. Yang menurut gue agak cringe, remeh, dan what? Ngerti nggak?
Intinya perubahan moodnya di scene ini agak-agak kurang natural menurut gue. Gue berharap karena dia atlet taekwondo nasional yaaa it shows something more than that. Justru dia malah belajar manah... Hhmmm...

IS IT WORTH MY TIME?
I think it's worth it.
Note that gue lagi dimood yang pengen film yang medium, jadi kadar gue harus mikir dikit aja. Intinya film yang fresh dan bikin refresh bukannya yang bikin gue mikir.
Cukup ringan di jiwa gue sih.

WILL I RE-WATCH IT?
I'm about to :)
Pengen nonton lagi.

RATE?
8/10

REKOMEN?
Yes kalo kalian lagi cari tontonan yang kadar actionnya bagus tapi nggak perlu terlalu banyak mikir berat-berat. Ini seru.


Parampaaaaamm... We're at the end of this post. Udah baca review gue soal film Gone Girl? Yang maen Ben Affleck lhoo...

Next mungkin gue harus review animasi? :) Ada yang mau gue bahas sesuatu in particullar? Komen di bawah yaaaaaaaaaaaaaa...

Xoxo.
Instagram | Twitter | Youtube | Facebook |

6 comments:

  1. Tuh kannn kalo review film tuh ujung2nya spoiler kaaan wkwkwk.. Tapi menarik sih gara-gara lu ulas, tadinya gue udah males baca karena ini korea koreaan and I'm not into korean thingy but then di paragraf pertama lu state juga kalo lu bukan anak korea2an jadinya gue lanjut baca deh sampe abis wkwk, gue pas nonton trailernya langsung tertarik sih pas dibilang bagian "framed murder" gue demen udah kalo bagian bunuh2 orang mah wkwkw.. Oiya btw menurut gue soal judul yg "Fabricated City" menurut gue dijelasin di trailer ga sih yang "everything can be manipulated" jadi ya menurut gue sih si city ini like udah dimanipulasi gitu, udah diatur, udah di "fabricated" wkwk u know what i'm sayin?

    heyyyyyjudeeeee.wordpress.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wabukan anak drakor plisss yaaa nggak kuat gue keep up... :"D
      Terlalu banyak drama, cukup kisah cinta yang penuh drama #eyaaaakkk

      Iya sih ya... Kalo gitu jadi masuk akal. Tapi baru kali ini gue spoiler woeee --,-- Biasanya kagak spoiler kok. Lagian ini kayak 'mini spoiler' aja. Plot terbesarnya nggak gue reveal :P

      Delete
  2. Yeay nama gue kesebut.

    Ji Chang-wook idola gue btw. Kalo main yang crime-action emang (((doi))) jagonya.
    Coba lu nonton drama Healer sama The K2. Dia main. So kece. Tapi drama. Lu udah tired of drama, kan. Yha, baiklah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ooo doi (doi lagi) sering maen pilem aksi yak? Capek ugaaa... Tapi masih cakepan Leja #tetep

      Healer mengingatkan gue sama nama alat bantu pernapasan, K2 jadi ingat kuliah Kurikulum --"

      Mintak meh...

      Delete
  3. kok kayanya seru sih ini. masuk list karena tokohnya gamer *plak*. aku juga kurang suka drama korea, nonton sih, tapi terlalu drama hahaha tapi kalo film2nya sih keren2 korea

    blog.viniamanda.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nonton Vin, mayan buat santai santai sambil nunggu jodoh :3
      I know rite? Lelah keeping up sama episode episodeeeeee :P

      Delete

Aro Kopa. Powered by Blogger.